Aksi Kemanusiaan Ke-2 Mekanik Injeksi Sumut: Menembus Jejak Banjir 5 Meter di Aceh Tamiang

Aksi kemanusiaan ke-2 Komunitas Mekanik Injeksi Sumut menyalurkan bantuan untuk korban banjir Aceh Tamiang. Saksikan kisah nyata dampak banjir Sumatera dan solidaritas tanpa batas.

Bantuan Mekanik Injeksi Sumut untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Komunitas Mekanik Injeksi Sumut (MIS) kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi kemanusiaan ke-2 dengan menyalurkan bantuan kepada korban banjir Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 14 Desember 2025, berlokasi di Desa Lur Jujur, Dusun Pantai Beringin, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas otomotif tidak hanya bergerak di dunia teknis dan mesin, tetapi juga memiliki kepedulian mendalam terhadap sesama, terutama di tengah bencana alam yang melanda wilayah Sumatera.

Jejak Banjir yang Tak Terlupakan

Berdasarkan keterangan warga terdampak, ketinggian air banjir diperkirakan mencapai hingga 5 meter. Saat banjir datang secara tiba-tiba dengan arus yang sangat deras, warga tidak memiliki banyak pilihan selain mengungsi ke bukit-bukit dan ladang sawit milik warga di wilayah Dolok demi menyelamatkan nyawa.

Air bah tidak hanya merendam rumah, tetapi juga menghanyutkan berbagai harta benda. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, perlengkapan rumah tangga, hingga sumber penghidupan mereka.

Suara Warga: Bantuan yang Datang dari Berbagai Arah

Dalam wawancara singkat dengan salah satu ibu rumah tangga korban banjir, yang dilakukan oleh Mas Bembeng (Korwil Langkat Komunitas Mekanik Injeksi Sumut), disampaikan bahwa bantuan yang diterima warga sudah cukup banyak dan berasal dari berbagai pihak.

Bantuan dari pemerintah umumnya disalurkan melalui posko-posko resmi, sementara untuk kondisi saat ini, sebagian warga mengambil bantuan di pekong yang berada di depan Kantor Koramil Kecamatan. Hal ini menunjukkan adanya kolaborasi berbagai elemen, baik pemerintah maupun komunitas sosial, dalam merespons banjir Aceh dan banjir Sumatera secara umum.

Kesaksian Lapangan: Kuala Simpang yang Memprihatinkan

Sementara itu, Mas Lilik, salah satu pengurus Komunitas Mekanik Injeksi Sumut, menyampaikan kesaksiannya melalui sambungan telepon. Ia menjelaskan bahwa sejak perjalanan menuju Aceh, tanda-tanda bekas banjir sudah mulai terlihat di sepanjang jalur.

Setibanya di Kabupaten Aceh Tamiang, dampak banjir tampak sangat mengkhawatirkan. Bekas ketinggian air mencapai sekitar 4–5 meter, terlihat jelas dari pohon-pohon sawit yang hampir terendam hingga mendekati bagian buahnya. Pemandangan ini menjadi bukti betapa dahsyatnya bencana yang melanda kawasan tersebut.

Mas Lilik juga menuturkan bahwa wilayah Kuala Simpang mengalami dampak yang cukup parah. Kondisi kota tersebut sangat memprihatinkan. Di beberapa titik, terlihat mobil tangki terangkat dan menumpuk di atas truk lain, akibat terseret arus banjir yang sangat kuat. Peristiwa ini memperlihatkan betapa besar daya rusak banjir Aceh Tamiang.

Permukiman Luluh Lantak di Bawah Jembatan

Setelah melewati Kuala Simpang, rombongan menemukan sebuah jembatan (titi) dengan permukiman warga di bawahnya. Lokasi ini menjadi salah satu titik paling parah terdampak banjir. Banyak rumah hancur dan hampir luluh lantak, dihantam arus air serta kayu-kayu besar yang terbawa banjir.

Di area tersebut, hanya beberapa rumah yang masih berdiri, sementara sebagian besar lainnya mengalami kerusakan berat. Kondisi ini menyisakan duka mendalam bagi para korban yang harus memulai kembali kehidupan mereka dari nol.

Solidaritas yang Terus Berlanjut

Melalui aksi kemanusiaan ke-2 ini, Mekanik Injeksi Sumut berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban para korban banjir Aceh Tamiang. Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran komunitas ini menjadi simbol solidaritas, empati, dan kepedulian sosial.

Komunitas Mekanik Injeksi Sumut berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak, tidak hanya sebagai komunitas otomotif, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kemanusiaan dan kebencanaan di Sumatera.

Ucapan Terima Kasih dari Warga Terdampak

Di akhir kegiatan, rasa haru dan syukur disampaikan langsung oleh warga terdampak banjir Aceh Tamiang. Salah satu penerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Ketua Komunitas Mekanik Injeksi Sumut, Abdi Rahman Lubis, beserta seluruh tim relawan MIS yang telah hadir dan peduli.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada para relawan dari berbagai koordinator wilayah, yaitu Korwil Serdang Bedagai, Deli Serdang, Medan, Tebing Tinggi, Asahan, Binjai, dan Langkat, yang telah menyatukan tenaga, waktu, dan rezeki demi membantu saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.

“Semoga bapak-bapak semua selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan dimurahkan rezekinya,” ujar salah satu warga penerima bantuan dengan penuh haru.

Ucapan sederhana tersebut menjadi penguat bahwa kehadiran Mekanik Injeksi Sumut tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan dan semangat bagi warga untuk bangkit kembali setelah bencana.

Mekanik Injeksi Sumut. Horas ... Hebat ... Luar Biasa

Ucapan Haru Warga Aceh Tamiang untuk Mekanik Injeksi Sumut dan Para Relawan




Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT